Pelaporan yang Mudah
Pengguna dapat mengirim informasi kondisi fasilitas melalui satu alur yang menggabungkan data laporan, lokasi GPS, foto, dan pemeriksaan AI.
AKSES SURABAYA adalah platform pelaporan fasilitas umum berbasis web dan AI yang berfokus pada dokumentasi kondisi fasilitas di Kota Surabaya. Masyarakat dapat membuat laporan dengan lokasi dan foto BEFORE, memperoleh screening awal dari AI, melihat laporan secara publik, serta melengkapi perubahan kondisi melalui foto AFTER.
Bukan sekadar formulir pengaduan, tetapi ruang dokumentasi publik yang menyatukan laporan, lokasi, foto, AI, dan perubahan kondisi.
Platform ini dirancang untuk membantu masyarakat mendokumentasikan kondisi fasilitas umum secara terstruktur. Satu laporan dapat memuat identitas fasilitas, jenis masalah, tingkat kondisi, informasi aksesibilitas, koordinat lokasi, alamat, foto kondisi awal, hasil screening AI, serta dokumentasi AFTER ketika kondisi terbaru sudah tersedia.
Data laporan dapat ditampilkan pada halaman publik sehingga kondisi yang dilaporkan tidak hanya tersimpan sebagai data internal. Konsep ini membuat proses dokumentasi lebih mudah ditelusuri, dibaca, dan dibandingkan dari waktu ke waktu.
AKSES SURABAYA menempatkan masyarakat sebagai pembuat dokumentasi, AI sebagai alat bantu analisis awal, dan administrator sebagai pengelola platform. Administrator bukan operator lapangan dan tidak otomatis menjadi pihak yang memperbaiki fasilitas.
Empat fungsi utama yang menjadi dasar pengembangan AKSES SURABAYA.
Pengguna dapat mengirim informasi kondisi fasilitas melalui satu alur yang menggabungkan data laporan, lokasi GPS, foto, dan pemeriksaan AI.
Foto BEFORE dan AFTER memungkinkan kondisi awal dan kondisi terbaru dibandingkan secara lebih jelas daripada hanya mengandalkan deskripsi teks.
AI membantu membaca indikasi visual pada foto, menyusun temuan awal, confidence, ringkasan, potensi dampak, serta rekomendasi pendukung.
Laporan dapat dibaca melalui halaman publik sehingga dokumentasi fasilitas lebih terbuka dan dapat ditelusuri oleh masyarakat.
Alur pengguna dibuat sederhana, tetapi tetap menyimpan data penting pada setiap tahap.
Pilih fasilitas, masalah, kondisi, dan tuliskan keterangan.
GPS dan reverse geocoding membantu melengkapi koordinat dan alamat.
Foto awal menjadi dokumentasi kondisi saat laporan dibuat.
AI melakukan pemeriksaan awal dan menghasilkan informasi pendukung.
Data tersimpan dan dapat dilihat melalui daftar serta detail laporan.
Pemilik laporan dapat menambahkan kondisi terbaru dan keterangan perubahan.
AI digunakan sebagai alat screening awal untuk membantu pembacaan foto, bukan sebagai pengganti pemeriksaan manusia.
Status utama laporan berfokus pada kelengkapan dokumentasi kondisi, bukan pada workflow operasional pemerintah.
Laporan sudah memiliki dokumentasi awal, tetapi belum memiliki foto AFTER. Laporan tetap dapat dilihat pada halaman laporan publik.
Pemilik laporan telah menambahkan foto kondisi terbaru. Status ini menunjukkan dokumentasi sudah lengkap, bukan klaim bahwa pemerintah melakukan perbaikan.
Setiap jenis pengguna memiliki peran yang berbeda agar fungsi publik, akun, dan pengelolaan sistem tetap terpisah.
Dapat membaca informasi platform, melihat laporan publik, laporan selesai, dan detail laporan tanpa harus membuat perubahan data.
Dapat membuat laporan, melihat laporan miliknya, mengunggah AFTER, mengelola akun, dan mengikuti dokumentasi yang dibuatnya.
Mengelola platform, pengguna, laporan, moderasi, monitoring sistem, dan data pendukung. Administrator bukan pelaksana perbaikan lapangan.
Memproses foto untuk screening visual dan mengembalikan hasil analisis yang kemudian dibaca oleh aplikasi web.
Form pelaporan saat ini berfokus pada beberapa jenis fasilitas umum yang telah disiapkan di sistem.
Dokumentasi masalah pada permukaan jalan seperti lubang, retakan, atau kerusakan yang terlihat pada foto.
Dokumentasi kondisi jalur pedestrian, kerusakan permukaan, hambatan, dan persoalan aksesibilitas yang terlihat.
Dokumentasi kondisi halte dan elemen fasilitas transportasi publik yang dapat diamati oleh masyarakat.
Dokumentasi kondisi toilet publik, kelayakan visual, kerusakan, dan masalah fasilitas yang dapat dilaporkan.
Dokumentasi tempat sampah publik, kondisi wadah, kepenuhan, kerusakan, atau persoalan kebersihan terkait.
Informasi publik harus membantu pengguna memahami kondisi laporan tanpa memberi kesan yang lebih pasti daripada data yang tersedia.
Judul, deskripsi, lokasi, foto, kondisi, serta informasi lain ditampilkan berdasarkan data yang tersimpan pada laporan dan fasilitas terkait.
Hasil AI ditampilkan sebagai screening pendukung dengan confidence dan catatan bahwa hasil tetap perlu ditinjau oleh manusia.
Adanya foto AFTER menunjukkan dokumentasi kondisi terbaru. Sistem tidak menggunakannya sebagai bukti otomatis bahwa perbaikan dilakukan instansi tertentu.
Koordinat, kecamatan, kelurahan, kota, dan alamat membantu pembaca memahami lokasi laporan secara lebih spesifik.
Jika ditampilkan pada detail laporan, kontak pemerintah berfungsi sebagai informasi rujukan dan tidak berarti laporan otomatis telah dikirim ke instansi tersebut.
Administrator berfokus pada pengelolaan platform, data, pengguna, dan monitoring sistem, bukan sebagai pengambil keputusan perbaikan lapangan.
Penjelasan singkat untuk memahami batas dan fungsi utama platform.
Gunakan laporan yang spesifik, lokasi yang sesuai, serta foto yang cukup jelas. Semakin baik data yang dikirim, semakin mudah laporan dibaca oleh masyarakat dan dianalisis oleh sistem.